November 18, 2009 - Leave a Response
I Believe In You
oleh: IL DivoLagu untuk Mama

Apa yang kuberikan untuk mama
untuk mama tersayang
tak kumiliki sesuatu berharga
untukmu mama tercinta

*Hanya ini kunyanyikan

senandung dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama

 

Walau tak dapat selalu kuungkapkan
kata cintaku tuk mama

namun dengarlah hatiku berkata
sungguh kusayang padamu mama

*Hanya ini kunyanyikan senandung
dari hatiku untuk mama
Hanya sebuah lagu sederhana
Lagu cintaku untuk mama…

Stand Up for Love (Lirik & MP3)

Sep 13, 2008 Author: ravebeauty | Filed under: Lagu

by DESTINY’S CHILD

 

[Beyonce]
There are times I find it hard to sleep at night
We are living through such trouble times
And every child that reaches out for someone to hold
For one moment they become my own

And how can I pretend that I don’t know what’s going on?
When every second.. And every minute..
Another soul is gone

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness.. Or giving up.. Or suffering

Then we all stand together this one time
Then no one will get left behind
And stand up for life
Stand up.. And here me sing
Stand up.. For love

[Kelly]
Im inspired and hope for each and everyday
That’s how I know that things are going to change
So how can I pretend that I don’t know what’s going on?
When every second.. and every minute
Another soul is gone

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness.. Or giving up.. Or suffering

If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
And stand up for life
Stand up.. For love

[Michelle]
And it all starts right here.. And it starts right now
One person stand up man!.. And the rest will follow
From the forgotten.. and From the Unloved

Im gonna sing this song,

And I believe that in my life I will see
An end to hopelessness.. or giving up.. Or suffering

If we all stand together this one time
Then no one will get left behind
And stand up for life
stand up.. and sing
Stand up.. For love

 

I Believe In You

oleh: IL Divo

 

Lonely
The path you have chosen
A restless road
No turning back
One day you
Will find you light again
Don’t you know
Don’t let go
Be strong

Follow you heart
Let you love lead through the darkness
Back to a place you once knew
I believe, I believe, I believe
In you

Follow your dreams
Be yourself, an angel of kindness
There’s nothing that you can not do
I believe, I believe, I believe
In you.

Tout seul
Tu t’en iras tout seul
Coeur ouvert
A L’univers
Poursuis ta quete
Sans regarder derriere
N’attends pas
Que le jour
Se leve

Suis ton etoile
Va jusqu’ou ton reve t’emporte
Un jour tu le toucheras
Si tu croix si tu croix si tu croix
En toi
Suis la lumiere
N’eneins pas la flamme que tu portes
Au fonds de toi souviens-toi
Que je croix que je croix que je croix
Que je croix
En toi

Someday I’ll find you
Someday you’ll find me to
And when I hold you close
I’ll know that is true

Follow your heart
Let you love lead through the darkness
Back to a place you once knew
I believe, I believe, I believe in you

Follow your dreams
Be yourself, an angel of kindness
There’s nothing that you can not do
I believe, I believe, I believe
In you.

 

Advertisements

kitab tesalonika

November 18, 2009 - Comments Off on kitab tesalonika



Tugas Pembimbing PB II

Nama  :


Anry Nababan

Dedi Bakkit Pardosi

Desy Elfrida Sibarani

Heryanto Pakpahan

Josua Aritonang

Laurensus Stumorang

Mey Lisnawati Siagian

Oky Handani Lumban Gaol

Robert M.Siahaan

Sardono Siburian

Tinorva Hutabalian

Dosen : Pdt. B. Sinaga, M.Th

KITAB I  & II TESALONIKA

  1. I. Pendahuluan

Kota Tesalonika didirikan sesudah kemenangan Makedonia, untuk menandai kehidupannya yang baru dari dunia. Dengan cepat Tesalonika mengungguli kota-kota tetangganya yang lebih tua dan menjadi kota besar Makedonia yang utama. Terletak dipersimpangan jalan darat utama dari Italia ke Timur dengan jalan utama dari daerah Laut Egea ke S Danube, maka kedudukannya pada jaman kerajaan Roma terjamin, dan Tesalonika merupakan kota utama sampai hari ini. [1] Kota Tesalonika sangat penting untuk pekerjaan pemberitaan injil dari Paulus. Hidup keagamaan, baik yang kafir maupun yang Yahudi sangat berkembang dan penghormatan ilahi diberikan keapda dewa/I Romawi bukti dari rasa berutang mereka kepada pelinding Romawi. Ada ditemukan perasasti yang menyatakan bahwa pemerintah kota Tesalonika disebut Politarkh[2], suatu sebutan yang tak lazim.[3]

Tesalonika adalah jemaat kedua di daratan Eropa yang dibangun oleh Paulus pada penginjilan II ( Kis 17:1-10). Rasul paulus pergi ke Tesalonika yang terletak 3 hari perjalanan jauhnya dari filipi. Sebuah kota pelabuhan strategis, yang dihuni berbagai suku bangsa: Makedonia, Yunani, Romawi dan Yahudi karena penginjilannya yang sangat berhasil. Selain orang Yahudi, orang-orang kafir termasuk para wanita menjadi percaya akan injil. Kebanyakan dari jemaat Tesalonika adalah golongan masyarakat rendah, yaitu para saudagar dan tukang. Paulus rupanya tidak lama tinggal bersama jemaat Tesalonika, karena orang Yahudi mengusir Paulus secara tidak langsung dengan merekayasa keributan dengan bantuan para preman pasar. Sampai teman Paulus, Gernaus Yason, yang menampung Paulus di rumahnya mendapat ancaman untuk tidak bersahabat lagi dengan Paulus. Pelayanan Paulus sangat berhasil di Tesalonika, dalam waktu singkat Paulus sudah familier dengan jemaat itu, dan rupanya Paulus juga meningkatkan penggembalaan jemaat atau perkunjungan keluarga ( 1 Tes. 2:7-11)

Secara umum, Surat I-II Tesalonika diterima sebagai surat yang ditulis oleh Paulus dan diterima di Korintus tahun 50-51 ( 1Tes 1:1,7; 2:18; 3:1-2; II Tes 1:1). Bahkan surat I Tesalonik diyakini para ahli sebagai surat Paulus yang tertua, bahkan tertua dari seluruh suratnya dalam Perjanjian Baru. Namun sebagian para ahli Perjanjian Baru menggolongkan II Tesalonika pada Deutero Pauline bersama dengan Kolose dan Efesus.[4]

  1. II. Isi

II.1   1Tesalonika

Dikirim dengan asumsi bahwa jemaat Tesalonika yang masih muda itu mengalami berbagai kesulitan setelah ditinggalkan Paulus. Hal itu sejalan dengan laporan-laporan yang disampaikan oleh Timotius bahwa di antara jemaat masih terdapat pemahaman yang salah tentang beberapa pokok kepercayaan Kristen:

  1. Kesalah pahaman tentang parousia:
  2. Sifat malas dengan menanti-nantikan Parousia dengan berpangku tangan tidak melakukan pekerjaan sehari-hari( I Tes. 1:10, 2:12, 19; 3:13; 4:13- 5:11)
  3. Keberadaan orang percaya yang telah meninggal sebelum parousia
  4. Ketidakpastian waktu kedatangan Kristus.
  5. Pengaruh paham kekafiran yang mempengaruhi jemaat

2 .     Pemahaman tentang “ Kerajaan Allah” yang dirasakan tidak sesuai dengan kenyataan dimana terjadi berbagai penghambatan dan kesukaran

3.    Tuduhan-tuduhan terhadap Paulus sebagai tukang sihir yang hidup dari   pertolongan orang yang mempercayainya[5]

II.1.1 Penerima Surat

Dalam bagian pendahuluan surat I Tesalonika, dikatakan bahwa surat ini ditujukan kepada jemaat di Tesalonika (I Tes 1:1).[6] Pada perjalanan kedua, ketika rombongan Paulus meninggalkan Filipi yang diiringi pandangan mata Lidia, Lukas dan teman-teman mereka (Kis 16:40), maka setelah keluar dari pintu kota mereka mengambil jalan raya yang menghubungkan Roma dengan daerah-daerah disebelah Timur. Setelah mereka melalui beberapa kota dan menempuh jarak  lebih kurang 120 KM, mereka tiba di Tesalonika (Kis 17:1). [7] Di Tesalonika untuk pertama kalinya pemberitaan Paulus mendapat banyak pengikut dari golongan masyarakat kelas atas (Kis 17:4).  Sementara itu injil juga sudah diterima dengan hangatnya oleh sejumlah orang (I Tes 1:6;2:13).  Hampir semuanya berasal dari karangan Yahudi (I Tes 1:9).[8]

II.1.2 Tujuan

Surat pertama menekankan bahwa hari Tuhan akan datang seperti pencuri di malam hari, sehingga mereka harus berjaga-jaga (I Tes 5:2;5:6). Namun, hal ini melahirkan suatu keadaan yang tidak sehat sebab orang tidak berbuat apa-apa kecuali berjaga-jaga.[9]

II.1.3 Penulis

Kitab I Tesalonika ditulis oleh Paulus[10]. Ada beberapa hal yang membuktikan bahwa Pauluslah penulisnya, yaitu: 1. Palus memakai “aku” (2:8) dan menyinggung Timotius (3:2,6). [11]

II. 2   2 Tesalonika

Penulisan surat ini dilatar belakangi kondisi jemaat yang semakin tertindas, serta pertentangan hebat soal pengharapan akan penyataan Kerajaan Allah ( Hari Tuhan). Selain menghibur dan menguatkan hati jemaat yang tertindas, surat II Tesalonika juga menjawab atau meluruskan beberapa masalah yang timbul akibat kesalahpahaman terhadap Surat I Tesalonika, antara lain:

  1. Menyangkut tanda-tanda akan kedatangan hari Tuhan, yaitu munculnya pendurhaka dengan berbagai keajaiban dan mujizat-mujizat palsu ( II Tes. 2:1-12)
  2. Menyangkut  ketidakdisiplinan anggota jemaat, yang mengabaikan tanggungjawab sehari-hari ( II Tes 3:6-15)[12].

II.2.1 Penerima Surat

II. 2. 2 Tujuan

Surat kedua ditulis khususnya untuk menghapuskan kesalah pahaman tentang kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Dalam surat yang kedua Paulus menjelaskan tanda-tanda yang akan muncul mendahului kedatangan Yesus yang kedua kalinya (II Tes 2:3-12). Orang-orang Tesalonika mempunyai pandangan yang keliru tentang kedatangan Yesus yang kedua kalinya. Surat yang kedua berusaha untuk menempatkan semuanya itu secara seimbang dan memperbaiki pandangan-pandangan umat Tesalonika yang begitu bersemangat mengenai kedatangan Yesus yang kedua kalinya.[13]

II.2.3  Penulis

Masalah pokok dalam II Tesalonika adalah mengenai otentisitasnya. Pada tahun 1798 J.E.Christian Schmindt untuk pertama kalinya mempersoalkan otentisitas II Tesalonika. Dan sejak itu soal otentisitas II Tesalonika menyebutkan para ahli, sampai hari ini. Pada tahun 1903, W.Wrede mengarang satu buku khusus mengenai permasalahan ini, yang sampai sekarang masih tetap mempunyai arti, namun soal otentisitas ini tetap belum terselesaikan. Kebanyakan ekseged Jerman berpendapat bahwa II Tesalonika tidak ditulis oleh Paulus. Di luar Jerman kebanyakan orang memandang Paulus sebagai pengarang II Tesalonika.  Alasan untuk mempersoalkan otentisitas II Tesalonika ada dua: 1. Kemiripan literer dengan I Tesalonika, 2. Perbedaan dengan paham eskatologi dengan I Tesalonika. [14]

Dikatakan bahwa surat II Tesalonika tidak ditulis oleh Paulus, melainkan ditulis oleh seorang yang mempunya kesulitan dengan surat I Tesalonika. Bukan berarti bahwa surat II Tesalonika ditulis segera setelah surat I Tesalonika. Sehingga tidak ada kemungkinan bahwa Paulus sendiri akan membaca surat itu, dengan kata lain surat II Tesalonika ditulis sesudah kematian Paulus. Namun jika dilihat di dalam II Tesalonika 2:17, seolah-olah Pauluslah yang menuliskan surat ini. Tetapi yang mau ditekankan dari ayat itu adalah keaslian surat II Tesalonika itu sendiri. Kalau diandaikan bahwa II Tesalonika ditulis oleh Paulus dalam kurun waktu yang sedikit setelah penulisan surat I Tesalonika karena ketergantungan literer, maka ayat ini sangat aneh. Orang Tesalonika yang baru menerima surat dari Paulus, pasti mengetahui bagaimana Paulus menulis sebuah surat, dan mereka juga pasti mengenal tulisan Paulus kembali juga di dalam surat II Tesalonika. [15]

  1. III. Kerangka Sistematika

I Tesalonika

  1. Salam(1:1)
  2. Syukur karena iman dan keteguhan hati orang Kristen di Tesalonika (1:2-10)
  3. Keterangan Paulus mengenai kelakuannya yang baru lalu (2:1-16)
  4. Kejadian-kejadian sejak ia meninggalkan Tesalonika (2:17-3:10)
  5. Doanya agar bisa segera berjumpa kembali dengan mereka (3:11-13)
  6. Nasehat supaya hidup dalam kekudusan dan saling mengasihani  (4:1-12)
  7. Kedatangan Tuhan Yesus kedua kalinya (4:13-5:11)
  8. Nasehat-nasehat umum (5:12-22)
  9. Doa, salam penutup, dan berkat (5:23-28)

II Tesalonika

  1. Salam (1:1-2)
  2. Syukur dan nasehat (1:2-12)
  3. Kejadian-kejadian yang harus mendahului Hari Tuhan (2:1-12)
  4. Lanjutan syukur dan nasehat (2:13-3:5)
  5. Perlunya pengekangan diri (3:6-15)
  6. Doa, salam penutup dan berkat (3:16-18)
  1. IV. Penutup

Kelompok menyimpulkan bahwa II Tesalonika  merupakan pengulangan dari surat I Tesalonika yang ditulis kembali oleh seseorang setelah zaman Paulus. Kelompok lebih setuju bahwa surat II Tesalonika merupakan  surat Deutro Pauline, karena surat II Tesalonika lebih pendek daripada surat I Tesalonika.


[1] J.D.Douglas, Ensiklopedi Alkitab Masa Kini Jilid II M-Z,(Jakarta: Yayasan Komunikasi Bina Kasih, 1995), hlm. 467

 

[2] Politarkh adalah pembesar-pembesar kota.

[3] R.F.Browing, Kamus Alkitab,(Jakarta:BPK-GM,2007), hlm.446

[4] Pdt. Dewi Sri Sinaga, M.Th, Pembimbing Perjanjian Baru, ( Pematang Siantar:  STT HKBP, 2002), hlm. 63

[5] Ibid

[6] William, Op. Cit., hlm. 274

[7] M.E.Duyverman, Pembimbing Ke Dalam Perjanjian Baru, (Jakarta:BPK-GM,1992), hlm. 144

[8] Ibid.,hlm.145

[9] William Barclay, Pemahaman Alkitab Setiap Hari Surat Filipi, Kolose, 1 dan 2 Tesalonika, (Jakrta:BPK-GM,2004),hlm.272 hlm.

[10] 1 Tesalonika 1:1

[11] Douglas, Op. Cit., hlm. 467

[12] Op. Cit., hlm 63-64

[13] Ibid., hlm. 273

[14] T. Jacobs, Paulus Hidup, Karya,dan Teologinya, (Jakarta:BPK-GM;Yogyakarta:Kanisius,1983), hlm. 268

[15] Ibid., hlm. 280-281             

bahan Pa remaja

October 5, 2009 - One Response

1. Nyanyian :Kj no. 17:1+3
2. Nas : Pengkotbah 4:9-11
3. Pengantar :
Berkat Persahabatan

Menurut Kitab Pengkotbah segala sesuatu adalah sia-sia atau kekosongan. Usaha terus menerus yang dilakukan oleh manusiapun tidak memberikan hasil yang lestari. Dalam Pengkotbah 4:9-11 ini merupakan suatu nasihat agar orang menikmati hidup dengan sesamanya.
Didalam Pendalaman Nas Alkitab pada ayat 9 dikatakan bahwa manusia harus hidup berdua dari pada sendiri maksudnya adanya teman baik atau sanak saudara yang bekerjasama dan mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka.
Pada ayat 10, dari segi tata bahasa im yitpolu harus di terjemahkan “ jika mereka jatuh”. Lalu salah satu dari mereka berdua akan mengangkatnya artinya terjadi kerjasama yang baik didalam kehidupan persahabat itu.
Pada ayat 11: ini menceritakan tentang perjalanan orang dagang di Palestina yang harus menginap karena cuaca malam Palestina yang dingin, dan tidur berdua jelas lebih menghangatkan daripada tidur sendiri. Tidur berdua ini bisa dengan teman baik, anak atau saudara, tergantung siapa yang menjadi kongsi dagangnya.

Refleksi
Kemajuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi pada era globalisasi sekarang ini menuntut adanya tindakan manusia turut serta dalam perkembangan era globalisasi tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia itu sendiri.
Oleh karena kesibukan dengan aktifitas yang duniawi sehingga banyak dari manusia itu melupakan sesamanya bahkan menindas orang lain untuk mencapai suatu kepuasan yang dia ingini. Kepuasan manusia tidak terbatas akan tetapi alat pemenuhan terbatas untuk mencapai kepuasan itu ada yang menjadi korban didalam memenuhi kepuasan. Hal inilah yang menjadi sorotan kesia-siaan menurut kitab Pengkotbah.
Akan tetapi didalam Pengkotbah 4:9-11, merupakan suatu nasihat kepada para pemuda pemudi agar kita hidup didalam persekutuan dengan Allah dan sesamanya yang dan hidup dalam kasih persaudaran, sebagaimana yang dikatakan didalam Galatia 6: 2” bertolong-tolonglah menanggung bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus. Oleh karena itu kamu akan menerima upahmu dari Bapamu di Surga.

4. Diskusi :
a)
5. Nyanyian :Kj n0.249 “ Serikat Persaudaraan”
6. Doa syafaat:
7. Nyanyian :Kj. No 350:1-2 ‘ O berkati kami”

October 5, 2009 - Leave a Response

Nama : Anry Krismanto Nababan
N.I.M : 072240
M. Kuliah : Teologi Pastoral I
Dosen : Pdt. A. V Pangaribuan, M.Si

PENGANTAR KONSELING DAN PSIKOTERAPI
( Andi Mappire AT)

Bab I PENGANTAR KE PEMAHAMAN KONSELING
Konseling kadang disebut penyuluhan, adalah bentuk bantuan. Ia merupakan proses pelayanan yang melibatkan kemampuan professional pada pemberi layanan. Ia sekurangnya melibatkan pula orang kedua, penerima layanan, yaitu orang yang sebelumnya merasa ataupun nyata-nyata tidak dapat berbuat banyak dan setelah mendapat layanan menjadi dapt melakukan sesuatu.

1.KONSELING SEBAGAI HELPING
Pemberi bantuan disebut helping. Menurut McCully ( 1965), suatu profesi helping dimaknakan sebagai adanya seseorang, didasarkan pengetahuan khasnya, menerapkan suatu teknik intelektual dalam suatu pertemuan khusus ( exitentia affairs) dengan orang lain dengan maksud agar orang lain tadi memungkinkan lebih efektif dengan maksud agar orang lin tadi memungkinkn lebih efektif menghadp dilemma-dilema, pertentangan, yang merupakan cirri khas kondisi manusia.
Suatu hubungan helping ditandai oleh cirri-ciri dasar tertentu. Pandngan Bruce Shertzer dan Shally C. Stone 9 1974), yang diadaptasikan disini, mengenai cirri-ciri hubungan helping, adalah;
1. Hubungan helping adalah penuh makna, bermamfaat.
2. Afeksi sangat mencolok dalam hubungan hlping
3. Keutuhan pribadi tampil atau terjadi dalam hubungan helping.
4. Hubungan helping terbentuk melalui kesepakatan bersama individu-individu yang terlibat.
5. Saling hubungan terjalin karena individu yang hendak dibantu membutuhkan informasi, pelajaran, advis, bantuan, pemhaman dan perawatan kepada orang lain.
6. Hubungan helping dilangsungkn melalui komunikasi dan interaksi
7. Stuktur hubungan helping adalah jelas atu gambling
8. Upaya-upaya yang bersifat kerja sama ( colobortive) menandai hubungan helping.
9. Orang-orang dalam helping dapat dengan mudah ditemui atau didekati dan terjmin ajeg sebagai pribadi
10. perubahn merupakan tujuan hubungan helping.

Lawrence m. Brammer ( 19850 tentang kemungkinan merek mampu memerankan profesi helping. Brammer mengungkapkan bahwa banyk orang mempunyai daya mampu alamiah, natural untuk membantu dengan baik karena pengalaman hidupnya yang menguntungkan.

2.KONSELING SEBAGAI ILMU DAN SENI
Konseling mmpunyai sisi ilmu dn seni sekaligus. Lawrence m. Brammer 9 1985) melihat sisi ilmu helping, termasuk konseling,adalah keterlibatn penelitian dn teori terini di dalamnya.
John Pietrofesa, dkk menjelaskan koseling adalah ilmu dalam arti bahwa banyak hal diketahui mengenai perbedaan antara konseling efektif dengan yang tidk efektif. Penelitin menegaskan cirri-ciri khusus par konselor yang baik dan yang jelk. Terdapat tipe khusus tingkah laku yang dapt ditempuh oleh par konselor untuk membantu pertumbuhn klien. Dengan kata lain, semua itu diketahui melalui proses keilmuan. Dua sisi ilmu pada konseling.
Sisi artistic helping/ konseling menurut Brammer, lebih mengacu pada unsure-unsur intuitif dan perasaan jalinan hubungan antarpribadi yang berlandaskan terutama pada kemanusiaan dan daya seni. Para helper nonprofessional, menurutnya, meskipun kurng cnggih latar belakang ilmu tingakh laku yang dimilikinya dan sedikit ltihan keterampiln, kerapkli dapt mnerapkan prinsip-prinsip helping berdasrkan institusi, penghayatan dan seni mereka.
Konseling yang utuh mestilah memiliki dua sisi sekaligus yaitu sisi ilmu ( science dan sisi seni ( art).

3.KONSELING DAN HIGIOLOGI
Higiologi secar harfiah dapat dikatakan sama dengan ilmu kesehatan mental. S. Naraya Rao 9 1980) mendefinisikan higiologi sebagai masalah-masalah normal dan pencegahan terhadap terjadinya kesukarn-kesukaran emosional yang serius.

4. KETERANGAN BEBERAPA ISTILAH POKOK
Konseling menunjukan pada bantuan khusus penanganan konseren norml lebih bersifat psikis, sedangkan helping menunjuk pada bantun lebih luas mencakup pencegahan dn penyembuhan fisik dan psikis ataupun bantuan hukum dn kadang-kadang dapat dipertukarpakaikan; bergantung pada keperluan dan kontek.
Interviu didefinisikan metode pengumpuln data dn menjadi kekhasan cirri pengumpulan keterangan pada suatu jawatan kesejahteraan, badan tenagakerjaan, atau layanan penempatn, ataupun pada konseling karir.
Konseling merupakan suatu proses intensif berkenaan dengan membantu orng-ornag normal mencapai tujuan-tujuannya atu berfungsi lebih efektif.
Psikoterapi adalh suatu proses berjangka-panjang berkenaan dengan rekonstruksi pribadi dan pengubahan besar dalam struktur kepribadian.

II.Bab Konseling : Hakikat dan Perkembangan
Latar belakang konseling muncul karena danya sejumlah pertanyaan yang perlu dijawab individu dn untuk itu perlu bantuan professional. Jika dilihat eksistensinya, konseling merupakan saalah satu bantuan professional yang sejajar dengan, misalnya, psikiatris, psikoterapi, kedokteran, dan penyuluhan social.
Dilihat kedudukannya dalam roses keseluruhan bimbingan , guidance, konseling merupakan integral, atau teknik andaln, bimbingan dan disini orng lazim menggabungkannya menjadi “ Bimbingan dan Konseling’.

I. Latar Belakang : Mengapa Konseling?
Konseling sebagai ilmu suatu upaya professional memang dimulai di negri luar ketika 1896- apsychological counseling clinic was established by lightner Witmer at Universiy of Pennsylvania.
Faktor-faktor pendorong prkembangan konseling sekolah secara umum di Indonesia, semakin maju cukup pesat, adalah
1. Pada diri individu yaitu adanya masa-masa kritis dalam setip masa perkembngn individu, terutama masa remaja
2. Pad kondisi luar negri individual seperti kondisi teknologi yang berkembang pesat

Konseling akan sangat diperlukn karena factor-fktor seperti kepesatan industrialisasi, peningkatan pengetahuan, ledakan pendeduk, urbanisasi, pergolakan ekonomi, inovasi-inovasi teknologi, ketidakseimbangn ekologi, kompetisi berlebihan, birokrasi impersonal, pertambahan pesat konsumsi sumber-sumber daya, ketakutan akn datangnya bencana alam, dn sebagainya.
Faktor-faktor pendorong lin perkembangan konseling, khuss konseling seklh, adalah adanya kebutuhan nyata dn kebutuhan potensial para sisw pada beberpa jenjang pendidikan, yaitu :1. Dalam menghadapi masa krisis yang dapat terjadi, 2. Dalam menghadapi kesulitan dan kemungkinan kesulitan pemahaman diri dari lingkungan untuk arah diri dan pengambilan keputusan dalam karir, 3. Dalam mencegah sedapat mungkin kesulitan sedapat mungkin kesulitn yang dapat dihadapi dalam pergaulan, 4. menopng kelancaran perkembangan individual siswa.

2. Apakah konseling itu?
Konseling yang sering disebut “ penyuluhan”, dalam perkembangannya di Indonesia sudah tidak terlalu sering diperdebatkn makna konseptul dn teoritis.

Konseling menurut pemahaman pakar yng diajukn para pakar
a. Sherzer dan Stone ( 19740)
Proses ( sejumlah fenomena yng menunjukn perubhn terus menerus sepanjang waktu) menegaskan bahwa konseling bukanlah suatu kejadian tunggal melainkan tindakan-tindakan beruntun dan berlngsung maju- berkelanjutan kearah suatu tujuan

b. C.H Patterson ( 1967)
Konseling berurusan dengan upaya mempengaruhi perubahan tingkah laku secara sadar pada pihak kilen.
Tujuan konseling adalah mendapatkan kondisi-kondisi yang memudahkan perubahan secara sadar

c. C Pietrofesa
Konseling adalah suatu layanan professional yang disediakan oleo konselor berwenang. Konseling tidak dapat dibatasi secara tegas karena ia merupakan sesuatu yang dinamis , namun ada keterampilan yang lazim dipakai bagi hubungan bantuan seperti itu.
d.Pietrofesa, Leonard dan Hoose ( 1978)
Akhirnya, hamper setiap orang dapat menyusun sendiri rumusan definidi konseling dengan tepat jika berghasil memahami, menguasai dengan baik ciri-ciri khas konseling dan mengisolasi upaya-upaya yang serupa dengan konseling namun bukan konseling.

3. Konseling Dan Psikoterapi: Persamaan Dan Perbedaannya
Persamaan antara konseling dan Psikoterapi, pada dasarnya, tujuan-tujuan konseling dan psikoterapi adalah sama yaitu eksplorasi diri , pemahaman diri dan perubahan tindakan atau perilaku.
Perbedaannya, kalau psikoterapi menunjukan pada suatu yang jelas yaitu suatu bentuk terapi psikologis dan pada penyembuhan-penyembuhan .Konseling lebih berfokus pada konseren, ikhwal, masalah, pengembangan pendidikan pencegahan.

4. Tipe-Tipe Konseling
Dalam konteks ini akan muncul tipe-tipe konseling kritis, fasilatif, preventif atau developmental.
a. Konseling Krisis
Krisis dapat diartikan sebagai suatu keadaan disorganisasi dimana helpi menghadapi frustasu dalam upaya mencapai tujuan penting hidupnya atau mengalami gangguan dalam perjalanan hidup dan hal itu ditanggapinya dengan stes.
Berdasarkan sifat situasi krisis, konseling perlu menerima situasi dan menciptakan keseimbangan pribadi dan pengusaan diri.

b. Konseling Fasilitatif
Konseling fasilitatif, menurut segi tinjau bahasan ini adalah proses membantu klien menjadi kan lebih jelas permasalahannya, selanjutnya bantuan dalam pemahaman dan penerimaan diri, penemuan rencana tindakan dalam mengatasi masalah; dan akhirnya, melaksanakan semua atas tanggung jawab sendiri.
Masalah-masalah yang ditangani dengan konseling fasilitatif dengan konseling fasilitatif meliputi masalah memilih jurusan atau mata pelajaran pilihan perencanaan karir , pergaulan dengan anggota keluarga , masalah menganggur dll.

c. Konseling Preventif
Dalam hal ini bersifat progmatis sebagaimana program pendidikan seks disekolah dasar demi dengan niat mencegah kemasan pada masa yang akan datang mengenai seksualitas dan hubungan antara dua jenis kelamin.
Carkhuff dan Friel ( 1974) berfokus pada kesadaran diri dalam pemilihan karir dan persiapan karir untuk masa akan datang.
Dalam konseling preventif, konselor menyediakan informasi kepada suatu kelompok atau membantu individu-individu mengarah ke program-program relevan baginya.

d. Konseling Development
Konseling ini merupakan suatu proses berkelanjutan yang dijalankan dalam seluruh jangka invidu dan memfokuskan pertumbuhan pribadi yang positif dalam pelbagai tahap kehidupan mereka.
Pada konseling developmental, sebagaimana pada tipe-tipe lain seorang individual. Pada koseling ini, konselor dapat bekerja sama dengan orang-orang lain lain yang berarti yang sama-sama melibat berganti dalam hubungan konseling

5.Perkembangan Konseling : Nama Dan Peristiwa Penting
1941- Army General Clasification Test perkembangan
1971- Selaku komorisi US office of Education, Sidney Marland mengajukan konsep pendidikan karir dan diikuti keterlibatan dalam menunjakan perkembangan dan perencanaan karir

Bab III
Konseling : Ekspektasi dan Tujuan
“ Ekspektajsi yang term aslinya expectation dalam konseling, mengandung arti lebih dari satu bergantung konsepsi masing-masing peneliti.
I. Ekspektasi Nojn Klien
Ekspektasi-ekspetasi non klien terhadap konseling adalah sangat beragam, sering kontardiksi dan kadang-kadang mustahil.Kesemuanya bersumber dari kebutuhan dan keinginan.
a. Ekspektasi Para Siswa
Penelitian Van Riper ( 1971) menemukan bahwa para siswa setaraf SMTP mengganggap konselor membatu para siswa dalam perencanaan pendidikan dan sedikit banyak juga dalam masalah lain yang dihadapi para siswa disekolah.

b. Ekspektasi Guru
Atas survey yang dilakukan terhadap 208 guru sekolah menengah pertama di 18 sekolah, Gibson menyimpulkan bahwa guru tidak memahami konseling dan bahwa banyak yang nada-nadanya memandang konseling sebagai proses penuturan atau pengarahann.
c. Ekspetasi Kepala Sekolah
Hart dan Prince ( 1970) dalam penelitiannya merumuskan seperangkat pernyataan mengenai peranan konselor dengan persepsi kepala sekolah. Melalui analisis pelbagai penelitian, Shertzen dan Stone ( 1974) memperoleh empat kesan tentang ekspetasi para kepala sekolah terhadap konseling, sebagai sadur berikut:
1. Para kepala sekolah berasumsi bahwa konseling hendaknya dapat membuat efisien organisasi sekolah.
2. Para kepala sekolah mengganggap konseling terutama sebagai pemberian nasihat pendidikan dan jabatan
3. Para kepala sekolah mengharap sedikit saja, atau menghaap apa-apa dari konseling.
4. Para kepala sekolah mengharapkan konseling dpat memecahkan setiap kesulitan pendidikan dan meremidi setiap penyakit atau kesulitan sosial siswa baik yang real maupun yang mungkin timbul.

d. Ekspetasi Orang tua
Dunlop ( 1965) menemukan bahwa semua kelompok subjek penelitian mempunyai sikap positif terhadap konseling yang mengurusi perencanaan pendidikan dan jabatan siswa
Pietrofesa, Leonard, dan Hoose ( 1978) mengungkapkan pula bahwa survey-surveilain menyiratkan bahwa para orang tua dan guru mengharapkan konselor membantu siswa-siswa memilih suatu perguruan tinggi menemukan suatu pekerjaan dan meningkatkan prestasi sekolah para siswa.

2. Ekspektasi Klien
Mayoritas klien, menurut Shertzer dan Stone ( 1974) mengganggap konseling akan menghasilkan pemecahana masalah pribadi mereka. Para klien yang diliputi rasa tertekan mengganggap konseling dapat memberikanya rasa lega, bebas dari tertekan,.
Sharp dan Marra ( 1971) menemukan setelah lewat sewindu proporsi klien yang digolongkan menurut lingkup masalahnya adalah berubah signifikan.

3. Tujuan Klien Dan Tujuan Konselor
a. Tujuan Klien
Tujuan-tujuan klien yang datang menemui konselor bersumber dari ekspektasi klien mengenai masalah mendesak yang sedang dirisaukan klien.
Bagian eksensial proses konseling adalah membantu para klien menegaskan dan mengkhususkantujuan-tujuan yang hendak diperoleh para klien sebagai suatu hasil pertalian klien dan konselor.
Tujuan-tujuan akhir konselor seperti membuat klien punya aktualisasi diri penerimaan diri dan pemahaman diri menurut Pietrofesa, Leonard dan Hoose ( 1978), berguna dalam hal bahwa tujuan-tujuan itu menyediakan suatu konsep dan kerangka acuan bagi konselor.
Pietrofesa, dkk ( 1978 ) menegaskan bahwa tujuan-tujuan khusus dalam konseling adalah unik bagi tiap klien dan bersangkutan dengan pelbagai faktor.

4. Tujuan Konseling: Ragam Statemen Tujuan

Adapun tujuan konseling yang sering dipakai oleo beberapa pakar, dikemukan oleo Shertzer dan Stone ( 1974) yang disadur dalam singkat: Perubahan tingkah laku, kesehatan mental positif, pemcahan masalah, keefektifan pribadi dan pembuatan keputusan. Penyajiannya berikut ini dimulai dengan yang berkecenderung afektif, lalu lebih kognitif, dan terakhir yang behavioristik.

5.Tujuan-Tujuan Konseling : Penyataan-Penyataan Tujuan dalam Konseling

Stewart, dkk ( 1978) menyatakan bahwa tugas awal konselor adalah membantu klien mengenali, mengidentifikasi, tujuan-tujuan yang akan mengarahkan aktifitas belajar klien.
Tujuan-tujuan yang merupakan target menspesifikan arah dan memberi kepastian kapan selesai, tujuan-tujuan adalah motivasi untuk memberi dorongan dan pencapaian tujuan memberikan ganjaran bahwa pengetahuan akan hasil memberi rasa senang dan mendorong berbuat lagi dan tujuan-tujuan menyediakan perubahan berencana memberi jalan untuk mempertimbangkan perubahan yang hendak dilakukan.

a.Prinsip-prinsip dasar pendayagunaan Tujuan
Pernyatan sangat bermakna diungkapkan terhadap criteria Krumboltz diatas, sekurangnya adalah, 1. Apakah upaya konselor sehingga dapat menyatakan tujuan konseling secara berlainan bagi setiap individu klien. 2. Bagaimana konselor memadukan dan dalm arti tidak mesti, antara tujuan klien dengan tujuan konselornya? 3. Apa yang harus diperbuat konselor terhadap tujuan-tujuan konseling yang hendak dicapai oleo setiap klien sehingga tujuan-tujuan itu dapat diamati?

b. Prinsip-Prinsip Praktis Pendaygunaan Tujuan
1) Tujuan-tujuan konseling dirumuskan dalam kategori tujuan akhir, tujuan prose dan tujuan sesaat atau tujuan umum, tujuan sementara dan tujuan khusus.
2) Tujuan-tujuan konseling ditemukan bersama oleo klien dan konselor dalam hubungan konseling.
3) Pertimbangan utama dalam pembuatan rumusan tujuan-tujuan konseling adalah bahwa rumusan tujuan khusus yang dibuat merupakan keputusan yang paling selamat bagi klien, dan bukanya apa yang dinyatakan klien untuk diperbuat.
4)Rumusan tujuan konseling bersifat fleksibel baik pada segi isi suatu tujuan maupun pada segi struktur dari seperangkat tujuan.
5) Rangkaian rumusan tujuan konseling hendaknya dirancang sehingga konselor dapat mengantisipasi metode dan teknik penilaian atas pencapaiannya.

Bab IV
Aspek Psikologi dalam Konseling : Perkembangan dan Masalah Klien
1.Ikhwal Perkembangan individual Klien
a. Prinsip-Prinsip Perkembangan
1. Pertumbuhan mempunyai pola tertentu
2. Pertumbuhan mempunyai urut-urutan
3. Kecepatan perkembangan bervariasi
4. Pola-pola perkembangan menunjukan adanya perbedaan individual yang sangat besar
5. Perkembangan merupakan hasil interaksi antaraorganisme dengan lingkungannya
6. Tubuh cenderung membangun suatu tatanan keseimbangan yang disebut homeostasis
7. Kesiapan harus mempersyatrati jenis-jenis belajar tertentu

b. Tahap-tahap dan Tugas-tugas Perkembangan
c. Unsur-unsur Sama dalam perkembangan
1. Pertumbuhan dan perkembangan individu adalah kontiniu
2. Pertumbuhan individu dapat dibagi dalam periode atau tahapan kehidupan guna maksud-maksud deskriptif
3. Individu-individu dalam setiap tahap kehidupan dapat ditandai dengan ciri-ciri umum
4. sebagian besar individu dalam budaya tempat mereka hidup menjalani tahapan perkembangan yang sama
5. Masyarakat memiliki tuntunan-tuntunan tertentu terhadap individu-individu anggotanya
6. Tuntutan itu relatif seragam bagi semua anggota
7. Tuntutan itu berlainan dari tahap ke tahap sesuai dengan perjalanan individu sepanjang proses perkembangannya
8.Krisis perkembangan terjadi manakala individu menghadapi tuntutan untuk mengganti tingkah laku yang ada sekarang dan menguasai yang baru

1.Pertumbuhan memmpunyai pola tertentu
2. Pertumbuhan mempunyai urut-urutan
3.Kecepatan perkembangan bervariasi
4. Pola-pola perkembangan menunjukan adanya perbedaan individu yang sangat besar
5. Perkembangan merupakan hasil interaksi antara organisme dengan lingkungannya.
6. Tubuh cenderung membangun suatu tatanan keseimbangan yang disebut homeostasis
7. Kesiapan harus mempersyarati jenis-jenis belajar tertentu.

d. Implikasi dalam konseling
1. tujuan konseling dapat difokuskan pada pengoptimalan perkembanganklien
2. Proses konseling, dari segi perkembangan individu
3. teknik pemahaman individu oleh konselor
4. Interviu konseling menjadi pengolahan utama
5. Pengujian realitas tingkah laku

2. Citra Diri Klien
a. dimensi Citra diri
b. peranan diri
c. Perkembangan citra diri
d. implikasi dalam konseling

3. Kebutuhan Klien: Pemenuhannya dan Hubungannya dengan Citra Diri
a. Kategori Kebutuhan
1. Kebutuhan bertahan hidup
2. Kebutuhan fisik
3. Kebutuhan cinta dan seksKebutuhan status sukses
4. Kebutuhan kesehatan mental dan fisik
6. Kebutuhan kebebasan
7. Kebutuhan akan tantangan
8. Kebutuhan ketegasan kogniitf
9. Kebutuhan pengalaman yang beragam
b. Pemuas Kebutuhan dan Pengaruhnya terhadap Medan perseptual
c. Pemuasan kebutuhan dan toleransi
d. Implikasi dalam konseling

Bab V
Aspek Psikologis dalam Konseling:
Pribadi dan keterampilan Konselor
1. Konselor sebagaib Pribadi
Suatu proses yang unik tempat konselor menawarkan peluang tumbuh bagi konseling.
a. Kesadaran akan Diri dan Nilai-Nilai
b. Kesadaran akan pengalaman budaya
c. Kemampuan Menganalisis kemampuan Heplper sendiri
d. Kemampuan berlayan sebagai teladan dan pemimpin atau orang berpengaruh
e. Altrusime 9 berkoraban)
f. Penghayatam etik yang kuat
g. Tanggung jawab

2. Sikap dan Keterampilan Konselor
a.Sikap Dasar konselor
1. Penerima
2. Pemahaman
3. kesejatian dan keterbukaan

b. Keterampilan Dasar Konselor
1. Kompetensi intelektual
2. Kelincahan Karsa cipta
3. Pengembangan keakraban

3. Keefektifan Konselor
a. Faktor-faktor Pembeda Umum
1. Pengalaman
2. Tipe-tipe hubungan konseling
3. Faktor-faktor Nonintelektif

b. Ciri-ciri khusus Kemampuan Konselor Efektif
1. para helper yang efektif sangat terampil mendapatkan keterbukaan
2. Para helper yang efektif membangkitkan rasa percaya, kreadibilitas dan keyakinan dari orang-orang mereka bantu
3. Para helper yang efektif mampu menjangkau wawasan luas seperti halnya mereka mendapatkan kterbukaan
4. Para helper yang efektif berkomunikasi dengan hati-hati dan menghargai orang-orang yang mereka upayakan bantu
5.Para helper yang efektif mengakui dan menghargai diri mereka dan tidak menyalahgunakan orang-orang yang mereka coba bantu untuk memuaskan kebutuhan pribadi mereka sendiri
6. Para helper yang efektif mempunyai pengtahuan khusus dalam beberapa bidang kealihan yang mempunyai nilai bagi orang orang tertentu yang akan dibantu
7. Para helperyang efektif berusaha memahami bukannya menghakimi tingkah laku orang yang diupayakan bantu
8. Para helper yang efektif mampu bernalar secara sistematis dan berfikir dengan pola sistem
9.Para konselor yng efektif berpandangan mutakhir dan memiliki wawasan luas terhadap peristiwa yang berkenaan dengan manusia
10. Para helper yang efektif mampu mengidentifikasi pola tingkahlaku yang merusak diri dan membantu orang lain untuk berubah dari tingkah laku merusak diri kepola tingkah laku yang secara pribadi lebih memuskan
11. Para helper yang benar-benar efektif sangat terampil membantu orang-orang lain melibatkan diri dan merespon secara tidak defensif terhadap pertanyaan “ Siapakah saya?”

c. Ciri-ciri Khusus Perseptual Konseor yang baik
1. Para konselor yang baik lebih cenderung berpersepsi:
aDari kerangka acuan internal dari pada kerangka acuan eksternal
b. Kepada orang dari pada benda

2. Konselor yang baik akan mempersepsi orang lain sebagai;
a. mampu daripada takmampu
b. Patut percaya daripada sangsi
c. Peramah daripada tak acuh
d. berguna daripada sia-sia
e. Suka membantu daripada suka mengganggu
f. termtifasi secara internal daripada eksternal
3. para konselor yang bvaik mempersepsi diri sendiri sebagai;
a. Beridentifikasi pada orang daripada mengahadiri orang
b. Memadai daripada tidak berdaya
c.Berguna daripada sia-sia
Terpercaya daripada meragukan
4 Para konselor yang baik mempersepsi tujuan-tujuan mereka sebagai:
a. Membebsakan daripada mengendalikan
b. Altruistis daripada narsitstis
c. Memperhatikan makna yang luas daripada yang sempit
d. Membuka diri daripada menutupi diri
e. Melibat daripada menghindar
f. Berorientasi pada proses daripada berorentasi pada tujuan
d. Konselor yang tidak efektif : Pembedaannya dengan Konselor yang Intensional
Konselor yang intensional bersangkutan dengan kelincahan karsa cipta konselor untuk berbuat secara tept dalam anaeka kemungkinan perbuatan yang dapat dilakukan dalam konseling.

drama sm buat natal

October 5, 2009 - Leave a Response

PEDULI KASIH

Perkembangan teknologi dan informasi pada zaman sekarang ini banyak sekali yang menjadi korban dari perkembangan IPTEK dan dampaknya banyak orang yang tidak peduli dengan sesamanya. Adapun anggapan orang miskin tidak mungkin bisa berkembang dan kaum miskin ekonomi inilah yang menjadi tertindas, dan dipemikiran sekarang ini Tuhan menjadi dinomor duakan oleh karena kesibukan para pengusaha.

BABAK I
Dikeluarga Pak Joko
Pak joko seorang pengusaha tekstil kain yang terkenal, akan tetapi ia sombong, pelit dan kikir terhadap orang yang meminta bantuan kepadanya begitu juga istrinya yang suka memperlakukan pembantunya secara kasar, sehingga perilaku mereka membawa dampak pada anak-anaknya
Siska : Mbok, mana serapanku cepat dong, aku sudah terlambat kesekolah….
( melihat jam tangan sambil mondar mandir)
Mbok : Ia non sabar ia….sebentar saya ambilin…
Riko : Mbok, sepatuku mana? ( teriaknya)
Mbok : aduh belum selesai ini sudah datang perintah dari sini, aduh aku inikan sudah tua ( memegang kepalanya dan setelah itu menggelengkan kepalanya),,,,,sebentar mas riko (sambil berlari)
Pak Joko :Mama, ayo kita berangkat,,,,sudah jam tujuh ne, ,,,,mama sekarang ini ada tender besar dikantor kan lumanlah buat liburan natalan kita ke Eropa,,,, ( melihat jam tangan), Ini masalah masa depan kita , karir papa
Ibu Kartika :Ia pa sebentar, mama jugakan harus tampil cantik ,mau ke butik kita ( memakai make up), mbok…mBok,,,MBOK( makin keras)
Mbok : ia bu, , , ( berlari sambil terisak-isak)
Ibu Kartika : anak-anak sudah siap? ….mana mereka panggilkan sekarang juga, cepat…( bentaknya)..CEPAT,,,,,mau saya pecat kamu
Mbok : tidak bu,,,,
Anak-anak : Kami sudah siap pa ( menghadap papa dimana mama sedang merapikan jasnya)

Sesudah mereka pergi lalu mbok menangis karena diperlakukan sebagai robot yang diperintah sesuka hati mereka
Mbok : Ia Tuhan, mengerikan sekali ia kehidupanku sudah dua puluh tahun aku mengabdi tapi nggk ada perlakuan yang baik kepadaku, Saya percaya Tuhan tidak akan tinggal diam( sambil membersihkan meja ruang tamu)

Dirumah Pak Kristian
Diruang Tamu
Pak Kristian : Anak-anak sudah siap, randy, lita, biar kita ibadah sebentar ( duduk dengan tenang)
Ibu Ani : Randi, lita cepat nak,,, kalian nanti bisa terlambat…..
Randi : Ia ma, , , ( duduk disamping mama)
Ibu Ani : Lita mana nak? ( tanyanya lembut)
Randi : tadi membantu bu ijah di dapur…mungkin sebentar lagi sudah siap….nah itu mereka ma( menunjuk bu ijah dan lita)
Lita : papa dan mama kelamaan menunggu ia, tadi aku membantu bu ijah membereskan meja makan ..?( duduk disamping randi)
Bu ijah : maaf pak, bu, kelamaan menunggu, ( lalu duduk dibawah lantai)
Pak Kristian : eh,,,,,knp harus duduk dibawah bu ijah,,, duduk disamping randi saja ( menunjukan tangannya kearah randi)
Bu Ijah : makasih pak,,,,
Ibu Ani : mari pa kita mulai saja, nanti kalian terlambat…

Lalu mereka memulai ibadah, yang memimpin pujian adalah lita, yang membaca firman adalah bu ijah, dan doa adalah randi, setelah itu mereka bersalam-salaman
Pak Kristian : Kami pergi dulu ia ma….( menyalam mama dan diikuti anak-anak)
Ibu Ani : hati-hati ya pa…randi lita baik-baik belajarnya ia sayang
Anak-anak : kami pergi dulu ia ma, bu ijah,,,( melambaikan tangan mereka)
BABAK II
Disekolah
Ketika anak-anak masuk gerbang sekolah banyak anak-anak melihat seorang kakek yang pakaiannya kumal dan anak-anak menertawakan orang tua itu dan mengejeknya bahkan ada yang melempari orang tua itu.
Riko : Kak,, lihat dech ada orang gila, ( sambil melewatinya)….idih , gila baunya busuk ka….
Siska : ia, ( meludahi kakek itu),,,, jans, mike, mell,,, nggk jijik lihat kakek ini
Jans :aduh ayo cepatan jalan ,, buset bau banget….
Mike : ini nggk bisa dibiarkan sudah tiga hari ini kakek busuk ini disini…
Melly :aku puny ide, sini aku bisikan
Siska, Riko Jans, Mike : Apaan…?( mendengar melly berbisik)
Melly :kita siram saja dengan air comberan ini biar baunya berkurang…
Riko : ide bagus tuh,,,,,
Siska : Jans, Mike ,, ambilin dong airnya,,, ( sambil tolak pinggang)
Lalu jans dan mike mengambil airnya, dan menyiram kakek itu dan mereka tertawa-tawa
Riko & melly : mampus loh…kakek busuk mandi dech,,,
Siska : kasihan dech loeee..

Lita, Randi dan kawan-kawan yang melihat perbuatan jahat yang dilakukan siska dkk terhadap kakek itu…..
Rut : Kawan-kawan lihat….Siska dan kawan-kawanya berbuat jahat sama kakek itu, ( menunjuk kearah mereka)
Randi : Ini tidak bisa dibiarkan, ( dengan nada emosisambil mengepalkan tangannya)
Lita : Randi, yang sabar ia dek,,jangan membalaskan kejahatan dengan kejahatan. Itu tidak baik
Josua : Ia benar kata Lita Ran, nanti kita nasehatkan saja mereka…
Nadia : Kasihan kakek itu…
Lita : Ayo cepat kita bantuin kakek itu,,,,,tindakan kejam mereka harus kita hentikan
Nadia : Dasar kalian nggk ada keprimanusian….percuma kalian sekolah…
Melly : Apa urusanmu disitu…inikan kepuasan kami,,,urus saja urusanmu
Lita : Bagaimana kalian ini, bukankah kakek ini juga manusia sama seperti kita ( mengeluarkan handuk dan membersihkan kakek tersebut)
Rut : Kakek nggak apa-apakan….( membantu lita membersihkan kaki kakek)
Randi : Pergi kalian atau aku lempar dengan batu
Mike : Kau berani melawan, ayo,,masih kecil-kecil melawan ia…..( mendekat kepada randi)
Jans : Hajar mike, diakan adek kelas kita( memegang bahu kanan mike)
Lalu Rut dan Josua melerai mereka
Rut : Sudah jangan berantam teman-teman,,,kasihan kakek ini
Riko : ayolah kita pergi ka,,,,,( menarik siska)
Siska : ayo capek meladani anak-anak beginian,,,,
Jans : Ia nggk seru nih….
Melly : Ugh dasar….

Lalu siska , Randi dkk meninggalkan tempat itu, dan menuju kesekolah…..
Nadia :Kakek ngk apa-apakan….
Kakek :Terima kasih ia, kalian anak-anak yang baik,,,,
Lita : Oh ia, kakek ini ada makanan,,, mungkin kakek belum makan…
Josua :Ia kakek makan saja dulu, nanti kakek sakit….
Randi : Kak, bagaimana dengan kakek ini, bel sekolah sudah bunyi,,,,
Kakek : tidak apa-apa kalian masuk saja..
Rut : Kakek, nggk apa-apa ditinggal disini
Kakek : Ia… tidak apa-apa nak,,,,terima kasih ia, siapa namamu anak manis dan siapa nama orang tua kalian dan dimana pekerjaannya?
Lita : namaku lita dan ini adikku randi, tapi untuk apa kakek mengetahui nama orang dan pekerjaan orang tua kami? (Tanya bingung)
Kakek : Kakek bangga melihat kalian , dan tentunya itu pasti karena orang tua kalianyang mendidik kalian ( sambil tersenyum)
Lalu mereka berkenalan dengan kakek tersebut, dengan berat hati mereka meninggalkan kakek tersebut,

BABAK III
Dikantor
Diperusahan Pak Joko sedang mengadakan rapat proyek besar, perebutan tender perusahaan. Dirapat tersebut hadir juga beberapa direktur merebutkan terder termasuk Pak Kristian dan sekaligus beliau sebagai pemimpin rapat.
Pak Kristian : Bapak/ Ibu yang hadir sekarang, sebelum kita mulai rapat ada baiknya kita berdoa
Ketika berdoa Pak Joko tidak berdoa, dan asyik berbicara dengan rekannya
Pak joko : Sontoloyo,,,pakai acara berdoa, menghabiskan waktu saja
Pak Doni : Saya juga heran pak, inikan tender bisnis harus cepat dan tepat bukan begitu pak joko…
Pak Joko : ia , tapilama sekali doa Pak Kristian ini (Doa selesai)
Pak Kristian : Bapak-bapak/ Ibu kita mulai saja proyek tender kita,,,,,
Pak Joko : Saudara-saudari, saya yakin mampu mengelolah pembangunan Ramayana, Pajak Horas, dan Hotel Siantar ini serahkan saja kepada saya pastinya bapak-bapak /ibu disini tidak keberatan
Bu Miryam : Sombong sekali bapak itu ia, bisa hancur ini…ia kan Pak dengan berbisik dengan sebelahnya),
Pak Choan :Ia saya sependapat bu…memang dari dulu bapak ini terkenal dengan kesombongnya (Tiba-tiba hp pak choan berbunyi) ia pak….ia pak saya laksanakan
Pak Doni : Saya saja Pak Choan , Bu Miryam saya bisa selesaikan dengan cepat dengan biaya yang hemat
Pak Joko : Tapi Pak Choan, Bu miryam saya berkopeten dalam hal ini
Pak Kristian : Bapak- bapak tolong ruangan kita dijaga kekondudisfannya
Bu Miryam : Kami sudah memutuskan bahwa Pak Kristianlah yang kami percayai untuk mengelolah proyek ini ( menyalam pak kristian dan pak kristian kaget)
Pak Joko : Tidak Bisa gitu dong Bu,,,,
Pak Doni : Ia, Pak Choan , Bu Miryam,,, coba dipikirkan..pak kristian orang baru dalam hal beginian
Pak Choan :Bagaimana Pak Kristian kamu sanggup…

Pak Kristian : Terima kasih pak, Saya sanggup pak ( menjabat tangan pak choan dan
bu miryam),
Lalu rapat selesai….Pak Joko langsung meninggalkan ruangan dengan melepaskan jasnya

BABAK IV
Dikantor
Seusai memenangkan tender , Pak Kristian menelephone gereja, panti asuhan, panti jompo dll untuk memberikan bantuan
Pak Kristian : Hallo pak pendeta begini pak pendeta saya ada sedikit rejeki dan saya mau menyumbang buat pembangunan gereja kita sebesar 150 juta…Ia pak pendeta, tidak usah dicantumkan nama saya

Tiba-tiba lewatlah Pak Choan menghampiri Pak Kristian….
Pak Choan : Selamat Ia Pak Kristian, tender tadi saya berikan oleh karena keputusan Pak Pratama seorang milioner dimana anak bapak telah berbaik hati menolong beliau dan beliau tergerak hatinya
Pak Kristian :Terima kasih banyak, Saya minta tolong sampaikan salam saya pada beliau

Berbeda dengan Pak Joko
Pak Joko : Gagalah impian ku liburan natal ke Eropa,,, ( memegang kepala)Sialan.. ( menendan kursi) aduhhhhh ,,ini mungkin hukuman Tuhan buat ku karena kesombonganku dan perlakuan ku terhadap orang susah,
Ya Tuhan maafkan aku, aku berjanji hidup sesuai jalanmu dan aku akan membina keluargaku sesuai kehendakmu saja, Amin

Disekolah
Usai pulang sekolah, Lita dkk mendapati lagi siska berbuat jahat dengan kakek itu, dengan menertawakan
Siska dkk : Orang gila….bau busuk..
Riko :kak lihat siapa tuh keren banget gayanya.. (mata mereka tertuju pada orang kaya itu)
Lalu lewatlah orang kaya dengan memakai kaca mata dengan menggunakan mobil lalu menghentikan tingkah mereka
Roy :Stop…BOS ngk apa-apa
Siska dkk :Ha…Bos..??? ( dengan herannya dan melihat satu sama lain)
Kakek : tidak apa-apa Roy…Bapak baik-baik saja..( duduk dilantai)
Roy : Ayo kita pulang pak..keluarga bapak mencari …sudah dua hari bapak tidak dirumah ternyata bapak disini
Riko :Ka..ternyata kakek yang kita sorakin orang kaya..lebih kaya dari kita
Kakek : Tolong panggil anak-anak itu roy…(menunjuk arah lita)
Roy : siap pak…..anak-anak kemari…( lalu lita dkk menuju tempat si kakek itu)
Kakek : Sekali lagi kakek berterima kasih kepada kalian…..sebagai ucapan terima kasih kakek, kakek mau memberikan kalian tiket ke Eropa bersama kedua orang tua kalian pada waktu natalan
Randi : Kek, kami iklas membantu kakek….
Lita : Benar kek, kami tulus membantu kakek…
Kakek : Ia sudah pada waktu perayaan natal nanti kakek datang kerumah kalian jika tuhan berkenan kakek bisa datang, dan kawan-kawanmu yang baik ini datang ia
Lalu datang siska dkk,,,
Siska : Ayo kita pura-pura minta maaf kepada kakek itu biar kta dapat tiket ke Eropa
Melly : Ayo….aku setuju
Jans : Aku ikutan dong
Riko& mike : tunggu kami dong
Siska dkk : Kakek kami minta maaf ia…kami mengakui kesalahan kami
Kakek : Kakek memaafkan tapi tidak dengan tiket ini
Jans : Agh ..si kakek payah..ayo pulang….sama saja bohong…
Mike : Ayo pulang yuk..
Siska : Dasar kakek busuk..
Lalu tiba-tiba datang petir dan mereka lari sehingga mereka terjatuh dan Lita dkk tertawa melihat tingkah mereka.
Natalpun tiba semua orang menyambut dengan gembira dan penuh sukacita keluarga Pak Joko mereka saling minta maaf terutama kepada si Mbok yang selama ini mereka perlakukan secara kasar
Pak Joko : Selamat Natal buat kita semua, dan kepada Mbok kami minta maaf dan mulai sekarang kamu sudah kami anggap sebagi orang tua kami dan bukan lagi sebagai pembantu, ia kan ma,,?
Ibu Kartika : Benar Bu Rukiah,,maafkan saya juga…
Siska dan Riko: Kami juga ia nek….
Mbok : Ia sama-sama, terima kasih pada Tuhan semoga keluarga dilimpahi dengan rejeki dari Tuhan
Siska : Pak Kita kerumah Lita yok , disana ada kakek milioner ,aku mau minta maaf sama mereka
Pak Joko : Mari, kita kesana….
Merekapun kerumah Pak Kristian, dan saling meminta maaf akan tetapi kakek yang tak kunjung datang dan oleh karena kakek sudah meninggal dunia, dan mereka yang ada disitu mendapat hadiah jalan-jalan ke Eropa dan Amerika.
Roy& Pak Choan :Syalom…
Roy :Syalom( sambil bersalaman), Saya hanya mau menyampaikan kartu ucapa dari kakek, tapi surat ini akan dibacakan oleh pak choan.
Pak Choan : salam sejahterah, selamat natal..buat kalian semua,,,,sekali lagi saya berterima kasih buat anak-anak yang baik, dan saya memaafkan anak-anak yang jahat.dan kalian semua yang jahat harus berubah kearah yang baik ia, dan jangan memandang siapapun dari rupanya, karena harta hanyalah sementara akan tetapi hipdup dalam kasih adalah kunci hidup sebagai orang Kristen.

teologi pastoral

October 5, 2009 - One Response

Nama : Anry Krismanto Nababan
NIM :07.2240
M. Kuliah :Teologi Biblika I
Dosen : Pdt. B L. Tobing, M.Th & Dr.Thomas B

1.Hubungan cerita Keluaran dari Mesir dengan penyataan sinai
2.Hubungan cerita Keluaran dari Mesir dengan penciptaan

Tuhan telah membebaskan Israel dari perbudakan di Mesir dengan mengerjakan tanda-tanda yang berkuasa, dan telah membawanya menyebrangi Laut Kolsom/Teberau dengan cara yang ajaib ; itulah pokok puji-pujian dan dasar maupun inti kepecayaan umat israel sejak masa kelahirannya.
Pokok pujian dan kepercayaan bersama inilah inilah yang mula-mula mempersatukan angkatan orang-orang Israel waktu perjalanannya dipadang gurun, dan persekutuan suku-suku Israel yang telah mendiami tanah Kanaan.Segala pokok kepercayaan Israel lainnya didasarkan atas pokok “ Keluaran dari Mesir” ini.
Umat Israel merayakannya sebagai peristiwa yang ajaib, sebagai kejadian yang tidak dapat diterangkan. Bukan kekuatan orang-orang Israel, bukan pula kelemahan atau kebodohan orang Mesir, bahkan keadaan medan peperangan yang menguntungkan salah satu pihakpun tak dapat dianjurkan sebagai sebab dari kemenangan dan kekalahan dekat Laut Tebarau itu.
Allah membebaskan umatnya dengan mengalahkan Mesir,. Untuk membebaskan umatNya dari perbudakan, Allah memukul Firaun dengan segala alat negaranya karena kekerasan hari kemerdekaan. Ia membuat mereka menjadi tanda peringatan bagi Israel dan segala bangsa di bumi
1. Israel memuji Allah karena kemenangan-Nya atas Rahab, yakni Mesir yang menjadi lambang dan penyataan kuasa kegelapan dan kekacauan yang jahat.
2. Israel memuji Allah karena penghukumanNya yang adil atas kekerasan hati dan kecongkakan manusia
3. Israel mengaku kekerasan hatinya dan kecongkakannya sendiri, dan percaya bahwa bagi Mesir pun ada giliran untuk mendapat pengasihan Allah.
Berita-berita tertua tentang Keluaran dari Mesir membesarkan perbuatan Allah sebagai suatu kemenangan;.
Kitab Keluaran menerima namanya dengan mengingat kelima belas pasal pertama ( Kel 1:1-15:21). Kesaksian Perjanjian Lama mengenai penciptaan dunia berpusat pada kejadian 1-2, kesaksiannya mengenai pemilihan para bapa leluhur berpusat pada kumpulan Kejadiaan 12-50. Demikian juga dengan dengan pokok tentang Keluaran dari Mesir itu; hampir semua bahan cerita tentang pokok itu terkumpul dalam Keluaran 1-15
Sejarah penulisan dan pengumpulan Keluaran 1-15 yang berliku-liku itu tidak menyatakan suatu gejala yang amat penting, demi ketepatan pengetian cerita itu. Seluruh usaha pengumpulan itu tidak semata-mata dimaksudkan untuk memelihara hadits-hadits lama agar jangan sampai terlupakan, tetapi terlebih lagi untuk memenuhi suatu kebuuhan hidup bagi umat Israel, yakni Perayaan Paskah
Keluaran dari Mesir menjadi pokok puji-pujian umat Israel- baik pada masa raya Paskah maupun pada umumnya didalam kebaktiannya ( bnd Mzm 66:6; 136:10-15;114). Hal ini menjadi lebih terang lagi bila kita memperlihatkan peranan pokok ini didalam rumus-rumus kepercayaan umat itu ( bnd. hlm 9 *Ul 26:5-9 ; Ul 6:21-23* )
Pengakuan-pengakuan percaya atau kredo-kredo itu mempunyai bentuk yang serupa dengan corak nyanyian puji-pujian. Keluaran merupakan inti dan pangkal dari kesksian kitab-kitab Perjanjian Lama. Semua rumusan kredo, tanpa kecuali, memuat pokok ini.
Pokok-pokok tentang Keluaran dari Mesir itu mendapat tempat yang demikian penting, sebab justru Keluaran inilah yang meletakan dasar berdirinya umat Israel. Oleh kuasa perbuatan Tuhan inilah Israel sebagai umat Tuhan, Memang, disamping Keluaran ini ada juga lain-lain pokok kepercayaan, lain-lain perbuatan Allah yang dikatakan memainkan peranan yang sama. Dasar berdirinya umat Israel diletakkan juga oleh pemilihan para Bapa Leluhur,oleh penyataan Allah di Gunung Sinai, oleh pemberian tanah Kanaan, malah-menurut beberapa nas Perjanjian Lama yang agak jarang ( Ul. 32:10-12; Hos. 9:10; Yer. 31:2-3)- juga oleh pembimbingan Israel dipadang gurun. Penciptaan langit dan bumi pun secara tidak langsung ditunjukan pada kelahiran umat itu ( bnd hlm. 16-20)

Penjelasan perbandingan 16-20
“ Pada Mulanya Allah menciptakan langit dan bumi”, demikian kalimat pertama dalam Kitab Kejadian, yakni kitab pertama dalam rentetan kitab Perjanjian lama.Semua bangsa kuno mengakui bahwa Allah tertinggi menciptakan langit dan bumi, sebagimana terlihat dalam cerita mula jadi masing-masing. Namun, setelah Israel mengalami penyertaan Tuhan mulai dari Mesir hingga Bait Suci di Yerusalem didirikan, barulah ia meluaskan pandangannya ke seluruh bumi dan mengakui bahwa Tuhan- bukan ilah pujaan bangsa-bangsa lain-yang menciptakan langit dan bumi. Boleh dikatakan pokok ini merupakan pelengkap: Allah yang mengikat perjanjian dengan umatNya adalah juga Pencipta. Ia menciptakan karena Ia hendak bersekutu dengan manusia dan memilih Abrahan dan keturunannya untuk menjadi berkat bagi segenap kaum dimuka bumi.
Kesan ini diperkuat oleh kenyataan bahwa kebanyakan rumusan kredo yang terdapat dalam kitab-kitab Perjanjian Lama mulai dengan “ Keluaran dari Mesir” atau setidak-tidak dengan “ pemilihan para bapa leluhur”. Hanya Yeremia 32:17-23 dan Nehemia 9:6-31 serta Mazmur 135 dan 136 yang memasukan pokok penciptaan ke dalam rentetan perbuatan besar Allah .
Pokok penciptaan diangkat dari sudut penciptaan diangkat dari sudut pandang umat yang telah berhubungan mesra dengan Allah dalam perjanjian yang Ia ikrarkan. Berdasarkan sudut inilah pokok penciptaan dilihat sebagai penjelasan dan pelengkap dari pokok inti, yaitu penciptaan umat Israel itu sendir. Dengan kata lain, penciptaan bukan merupakan dasar umat memahami tema-tema kredo yang lain. Sebaliknya, penciptaan hendaknya dipahami dengan bersandar pada tindakan Allah terhadap umat pilihan-Nya.
Umat Israel memuji Tuhan yang menciptakan langit dan bumi atas prakarsaNya sendiri dengan maksud menjalin hubungan timbal balik dengan para makhlukNya.
Segala bangsa kuno mengenal Allah tertinggi sebagai Khalik alam semesta. Dengan memuji Tuhan sebagai Pencipta, maka pada satu segi dewa-dewi alam ditolak dan pada segi lain peran universal Tuhan diakui
Allah menciptakan demi menyelamatkan, orang percaya kepadaNya harus melawan setiap penyalahgunaan kuasa yang menindas makhluk lemah. Merekapun menolak dalil bahwa agama hanya berarti dalam hidup pribadi. Karena Allah memberkati seluruh ciptaanNya, upaya untuk mewujudkan nyatakan berkat itu di dalam masyarakat dan didalam tanggung jawab atas lingkungan diupayakan oleh orang-orang percaya bersama dengan semua orang yang rela bekerja sama.

Tak dapat disangkal, pokok Keluaran ini mempunyai semacam “priorita” atau keutamaan mutlak terhadap pokok-pokok lainnya. Kesaksian kitab-kitab Perjanjian lama tentang pokok-pokok itu sendikit banyak terpengaruh oleh kesaksian nya tentang Keluaran ini. Semuanya seakan-akan dikemukakan “sewajar”, “seirama”, dan “ setujuan” dengan yang terakhir tadi.
Kesaksian Perjanjian Lama tentang peristiwa Gunung Sinai dan padang gurun dan waktu pendudukan tanah Kanaan terpengaruh oleh kesaksiannya tentang Keluaran dari Mesir. Kitab-kitab Perjanjian Lama dengan sengaja “ menggantungkan” peristiwa-peristiwa itu pada peristiwa Keluaran yang dianggapnya sebagai perbuatan induk dari Allah.

Kesimpulan
1. Peristiwa Keluaran dari Mesir merupakan bentuk puji-pujian umat terhadap kebesaran Tuhan.
2. Peristiwa Keluaran dari Mesir merupakan awal mulanya pembentukan umat Israel
3. Keluaran dari Mesir merupakan credo tertua dalam kepercayaan Israel

Keyahudian Paulus

September 24, 2009 - Leave a Response
Pendahuluan

Paulus lahir dikota Tarsis didaerah Kilikia ( Kis 9:11,22:3). Sesuai dengan kebiasaan pada waktu itu untuk orang Yahudi yang tinggaldi luar Israel, maka da diberi dua nama ketika dia disunat, yaitu nama Romawi dan nama Yahudi. Nama Yahudi ialah Saulus dan nama Romawi ialah Paulus.Sesuai dengan tradisi orang laki-laki Yahudi, maka Paulus mulai mempelajari Hukum Taurat dan Kitab Perjanjian Lama pada waktu berumur 5 tahun. Akhirnya dia menjadi seorang Farisi yang baik dan tekun.

II. Isi

Paulus adalah seorang Yahudi , Ia bangga terhadap Tarsus, yang merupakan kota pendidikan tinggi serta juga pusat pemerintahan dan perdagangan. Tetapi ia tidak merasa senang dengan kebudayaan di kota itu yang bersifat Yunani dan Kafir. Orang tua Paulus merupakan orang Yahudi dan sekaligus menjadi warga Negara Roma. Walaupun mereka berusaha melindungi Paulus dar pengaruh kafir sewakt remaja, tetapi keadaan kota Tarsusmembuat setiap anak yang cerdas terpengaruh oleh bahasa dan ide-ide kebudayaan Yunani yang Kafir. Pengaruh itu tampak dalam tiga rujukan sastra Yunani oleh Paulus, yakni kepada penyair-penyair Epimenides ( Kis 17:28), Aratus ( Tit 1:12) dan Menander ( 1Kor 15:33)

Sewaktu masih sangat muda, orang tua Paulus memutuskan ia harus menjadi seorangrabi ( guru hukum Taurat). Sebagai seorang anak kecil di Tarsus, ia belajar tentang tradisi-tradisi umat Yahudi melalui pendidikan yang teratur di Sinagoge setempat. Alkitabnya yang pertama kemungkinan besar Septuaginta, teremahan Perjanjian Lama kedalam bahasa Yunani.

Sewaktu tinggal di Tarsus, Paulus jua belajar membuat tenda, sebab setiap murid hokum Taurat dianjurkan mempelajari suau keterampilan disamping menuntut ilmu. Hal ini sangat bermamfaat bagi Paulus pada kemudian hari, sebab dengan demikian dia sanggup memperoleh nafkah sendiri sewaktu melakukan pekerjaan misionernya.

Paulus dikirim dari Tarsus kepusat dunia Yahudi, yakni Yerusalem. Di Yerusalem ia menjadi murid Gamaliel, yang merupakan cucu dan penggnti Rabi Hillel yang tersohor ( Kira-kira tahun60 sM -20 M). Hillel telah mengajarkan suatu bentuk agama Yahudi yang lebih maju dan liberal daripada saingannya, Syammai.

Paulus memperoleh sedikit satu mamfaat besar dari pendidikannya menurut tradisi Hillel. Paulus mencatat kemajuan yang baik dalam studinya di Yerusalem. MenurutPalus sendiri, ia seorang murid yang sangat besahasil ( Gal 1:14). Ia menjadi begitu penting, sehingga ketika orang-orng Kristen diadili oleh karena iman mereka, ia diberi hak” member suara” terhadap mereka, baik dalam jemaat sinagoge ataupun di dewan tertinggi orang Yahudi, yakni Sanhedrin ( Kis 26:10)

Iman Paulus memperlihatkan pengaruh latar belakang Yahudinya. Cara ia menulis, dengan memkai ayat-ayat perjanjian lama untuk ” membuktikan” pokok-pokok teologisnya, langsung diambil dari pendidikannya selaku orang Farisi

Kesadaran Paulus bahwa ia gagal terhadap Allah, justru pada waktu ia mengira telah bekerja untuk Allah, menjadikan dia sebagai seorang Kristen, sangat sadar akankesalahannya. Paulus menanggalkan legalisme yang menetapkan apa yang benar dan apa yang salah dalam rumusan-rumusan yang pasti.Maka ( Filipi 3) semua nilai kehidupannya yang lampau dengan penumpukan pahalanya dan kesombongannya akan keselamatan karena kelahirannya ke dalam umat perjanjian itu nilai lenyap, karena telah menyesatkan dirinya kedalam kepercayaan diri yang salah. Dari kesadaran itulah lahir permusuhan Paulus terhadap anjuran orang Kristen Yahudi tertentu yang yakni bahwa ketaatan pada Taurat dapat digabungkan dengan iman kepada Kristus.

Bagi Paulus , kedua pembenaran itu tidak dapat menerima tuntutan Taurat Yahudi (dengan mematui peraturan makanan dan sunat).

Penelitian sejarah sejak zaman Reformasi, mengakui bahwa teologi Paulus diatas teologi keselamatan . Abad ke 19 menyaksikan pertambahan tekanan pada persekutuan dengan Kristus dalam dunia sebagai segi keselamatan yang utama. Sejak A Schweitzer, dua titik pusat eskatologis , yaitu kematian dan kebangkitan Kristus dan parousia, diakui sebagai kunci untuk memahami makna dari persekutuan dengan Kristus.

Kesimpulan

Pandangan bahwa Paulus lebih daripada Yesus adalah pendiri kekristenan sebagai suatu agama, lepas dari Keyahudian, didasarkan pada perbedan antara pemberitaan Yesus tentang Kerajaan Allah dan keagamaan “penebus dari Paulus” dimana kematian dan kebangkitan Kristus merupakan pokok-pokok pusat dari suatu peribadahan misteri baru.

Paulus tidak mengkuti warisan Yahudinya

Rupanya Paulus dimasa mudanya dipengaruhi oleh yakni agama Yahudi, filsafat Yunani dan agama-agama Rahasia

 

September 16, 2009 - One Response

Tahun 2009 ini sudah lebih dari 175 juta warga dunia menjadi pengguna setia Facebook. Di balik angka fantastis dan terus bertambah itu, mungkin tidak semua “ngeh” dengan Mark Zuckerberg si penemu jejaring sosial itu.

Saya baru saja membaca buku “Inside Facebook” yang ditulis seorang programmer yang pernah bekerja di Facebook dan sejumlah wawancara serta laporan media tentang anak muda itu. Ini dia catatan saya:

1. Zuck suka memakai t-shirt, jeans, dan sandal, baik ketika kuliah maupun sebagi CEO termuda di Silicon Valley. Menurut saya, untuk yang satu ini banyak mahasiswa Indonesia yang juga satu tipe dengan dia. 🙂

2. Zuck seorang hacker, banyak bolos kuliah, dan memilih menggunakan jatah uang kuliah untuk membeli server. Di negeri ini banyak mahasiswa sekaligus hacker, apalagi yang suka bolos kuliah, tapi saya ragu ada yang menggelapkan kiriman orang tua hanya untuk sebuah server. 😛

3. Tahun 2008, Zuck dinobatkan majalah Forbes sebagai salah satu bujangan terkaya di AS dengan kekayaan –di atas kertas– 1,5 miliar dolar. Tahun yang sama, majalah Time memasukkan dia ke jajaran “orang-orang paling berpengaruh di dunia” untuk kategori saintis dan pemikir. (Yang ini, silakan anda komentari sendiri…)

4. Zuck menjadi programmer sejak sekolah menengah, meluncurkan Facebook pada tahun 2004, dan menyabet semua predikat itu empat tahun kemudian pada usia 24!

Saya jadi teringat dengan sejumlah paper yang menulis tentang “golden age”. Salah satunya berjudul “The Golden Age of Nobel Economist”, yang ditulis Hendrik P. van Dallen. Dia menyimpulkan, kontribusi terpenting dan kreatif para pemenang Nobel Ekonomi ditulis saat mereka berumur 29-38 tahun (The American Economist, 1999). Dalam buku Old Masters and Young Geniuses (2007), David W. Galenson juga menyebutkan bahwa inovasi konseptual cenderung lahir pada usia muda.

Zuck bukan saja menghasilkan konsep, tapi dia sukses melahirkan produk yang membuat jutaan orang keranjingan dan betah berlama-lama hanya pada sebuah situs: Facebook.com.

Orang mungkin akan selalu mengaitkan dia dengan Bill Gates yang sama-sama drop out dari Harvard. Seorang Bill Gates memang sukses di bisnis software, tetapi seluruh dunia tahu Microsoft gagal ketika hendak masuk internet.

Nah, jika anda masih berusia belasan atau 20-an, masih lebar kesempatan untuk mencipta sesuatu seperti yang dibuat Mark Zuckerberg. Bagi generasi setengah tua-setengah muda seperti saya ini, selamat menikmati Facebook dan bernostalgia dengan kawan lama!

September 16, 2009 - Leave a Response

I used to live in London and for a sunny day I highly recommend the Fountain Court of Somerset House on The Strand near Waterloo Bridge. It’s free to go into the Fountain Court – it’s a big courtyard of a historic building next to the Thames and has a load of jet fountains sunk into the ground that do a little dance every half hour (and a bigger dance three times a day). It’s fun to watch the kids running around in it and it’s good to walk through yourself – just don’t get caught out when the jets suddenly shoot up ten feet in the air! You can sit around at tables in the courtyard drinking coffee and relaxing. Very quiet, very peaceful, but right in the heart of London.

Enjoy! You all deserve a lovely holiday!

Hello world!

September 16, 2009 - 3 Responses

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!